Arsip untuk November, 2009

The Journey, vol.13: The Offer

Sisa hari kuhabiskan dengan pembahasan yang menjemukan di meeting yang sama setelah break. Dan, meski semua materinya aku sudah tahu, tapi aku tak lagi diam saja. Aku memberikan beberapa masukan, dan juga usulan ke para peserta rapat.

Beberapa usulanku sepertinya mengena. Bukan karena aku utusan dari Jakarta, tapi lebih kepada usulanku belum terpikir oleh mereka. Dan yah, aku berharap usulan-usulan itu memang bisa berguna dan kemudian dijalankan sehingga kantor Bandung ini menjadi lebih maju dibanding sebelumnya. Terutama strategi visualisasi kreatif yang nantinya akan dikembangkan di sini.

Sikapku yang tak lagi diam dan juga lontaran-lontaran usul tersebut tak lain karena aku mencoba untuk tetap berpikir positif, fokus, dan profesional setelah tak lagi bisa menghubungi Monica. Oke, dia marah. Tapi bukan lantas aku pun tak bisa bekerja lagi. Dan, pulang kampung itu masih jadi pilihan yang baik sepertinya.

Lanjutkan membaca ‘The Journey, vol.13: The Offer’

Iklan